7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Virus Corona: Tips Melakukan Social Distancing Bersama dengan Anak

Tips Melakukan Social Distancing Bersama dengan Anak

Virus corona merupakan salah satu virus yang mengguncang dunia dan pertama kali ditemukan di Wuhan. Pasien pertama berusia 55 tahun dan diketahui telah mengalami penyebaran yang telah ditemui 1 hingga 5 kasus yang berkembang setiap harinya di Cina. Ancaman virus ini ditemukan sekitar akhir November maupun awal Desember sehingga diberikan nama Covid-19. Penularan virus ini terjadi dengan transmisi cairan yang dibawa oleh seseorang dan air ini berasal dari tubuh yang dikeluarkan dari batuk, berbicara dan bersin yang akan menyebar dalam jarak tertentu di udara, kejadian ini dikatakan mirip dengan SARS dan flu biasa. Penyebaran transmisi ini juga terjadi jika melakukan kontak langsung pada kulit yang luka dan selaput lendir.

Cara mencegah virus corona adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik, mencuci tangan bersih dari punggung tangan, sela jari dan kuku, pergelangan tangan dan keringkan menggunakan handuk bersih, dan mesin pengering tangan. Jika tidak terdapat sabun maka dapat menggunakan hand sanitizer yang menggunakan kandungan alkohol 70% sehingga akan menjaga tangan tetap bersih dari berbagai virus dan bakteri. Sebaiknya menggunakan masker bedah, masker N95 atau masker kain. Saat ini ditengah banyaknya masker yang kurang maka masker kain dapat digunakan untuk orang yang sehat dalam mencegah penyebaran dan masker bedah serta N95 digunakan oleh tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Salah satu pencegahan yang kini dilakukan adalah dengan social distancing.

Social distancing merupakan salah satu tindakan yang digunakan untuk menjaga jarak dengan orang lain setidaknya sejauh 6 kaki maupun 2 meter dari orang. Social distancing merupakan cara untuk menjauh sementara dari kerumunan orang banyak dan ketika menjalani social distancing maka perlu melakukan kewajiban dan membeli makanan serta mencatat kontak dengan orang sekitar serta tetap menjaga jaga jarak adalah hal yang utama. Social distancing kini dilakukan untuk memutus penyebaran virus yang kini telah meresahkan masyarakat dunia. Selain itu banyak yang melakukan karantina yaitu tindakan pengasingan untuk mencegah masuknya hal berbahaya dan biasanya karantina ini telah dilakukan pada beberapa wilayah.

Selama social distancing orangtua harus menjelaskan kepada anak bahwa kebijakan ini tidak hanya untuk orang dewasa melainkan juga kepada anak. Berdasarkan dokter perawatan primer menjelaskan bahwa jika membiarkan anak tetap bermain dan berinteraksi seperti biasa akan membuat anak mengalami penyebaran virus. Tidak semua anak berada dalam bahaya karena menurut CDC anak memiliki resiko rendah terjangkau maupun mengalami kematian namun tetap saja memiliki kemampuan untuk dapat menginfeksi tubuh anak.

Walaupun resiko anak terjangkit kecil namun anak dapat menjadi carrier atau pembawa virus yang membuat orang lain mengalami penyebarannya. Oleh karena itu anak harus mengawasi anak-anak dari penyebaran virus karena anak tidak memahami kondisi ini. Setelah itu anak dan orangtua perlu merencanakan bersama kegiatan selama di rumah yang menarik untuk dilakukan secara bersama-sama.

Jika melakukan kegiatan di rumah sebaiknya melakukan pemilihan makanan yang disukai anak dan pastikan bahan makanan dalam keadaan segar. Adanya wabah virus corona membuat akses sosial menjadi sedikit oleh karena itu tetap sediakan beberapa obat-obatan sederhana di rumah terutama obat anak ketika demam atau mengalami luka kecil. Selain itu, ajari anak untuk mulai memisahkan barang-barang pribadi supaya tidak menggunakannya secara bersama. Dengan mengajari anak dan melakukan social distancing bersama maka infeksi dan penyebarannya dapat diturunkan.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan hubungi saya di email ayiedmr@gmail.com atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment