7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Alternatif Obat Kista dan Pengobatan yang Dianjurkan Dokter

Kista pada ovarium dapat menjangkiti wanita yang masih dalam usia produktif. Kondisi yang satu ini juga tidak dapat dicegah, namun jangan khawatir karena ia tetap bisa diobati. Meskipun dalam dunia kedokteran sendiri setidaknya terdapat ribuan jenis kista, namun umumnya kista-kista ini bersifat jinak atau tidak membahayakan bagi kesehatan. Ia tak hanya dapat muncul di ovarium wanita saja, melainkan juga mungkin muncul di organ tubuh yang lainnya, sehingga patut untuk diwaspadai.

Jika tidak segera diobati sangat mungkin juga bagi kista tersebut untuk bersifat ganas dan menimbulkan komplikasi dengan masalah kesehatan yang lainnya. Apalagi jika seandainya hal ini terjadi di bagian ovarium wanita. Bisa saja nantinya kista tersebut akan memicu ketidaksuburan pada wanita, tentunya Anda tidak ingin hal semacam ini sampai terjadi bukan. Paling aman memang jika sudah dirasakan gejalanya, maka ada baiknya bagi Anda untuk segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah benar-benar terjangkit kista atau tidak.

Alternatif Obat Kista
Alternatif Obat Kista

Jika seandainya tidak terlalu berbahaya, tentunya dokter tidak akan memberikan penanganan secara khusus terhadap kista tersebut. Namun jika seandainya semakin lama kista tersebut kian tumbuh, bahkan disertai dengan rasa sakit, tentunya akan ada pengobatan tingkat lanjut yang dilakukan oleh dokter. Berikut ini diantaranya ada beberapa obat kista yang dianjurkan oleh dokter, yaitu:

1. Obat kortikosteroid, obat yang satu ini biasanya akan disuntikkan oleh dokter dengan tujuan adalah untuk mengurangi pembengkakan atau peradangan yang terjadi pada kista. Sehingga nantinya kista akan kempes atau mengecil dengan sendirinya. Tentunya menyesuaikan dengan kondisi pasien itu sendiri, jika ukuran kista besar maka dosis yang digunakan juga akan semakin banyak.
2. Obat antibiotik, jenis obat-obatan lainnya yang digunakan untuk mengatasi kista ini adalah antibiotik. Pasien biasanya akan diresepkan untuk mengonsumsi antibiotik tersebut jika seandainya kista yang muncul tersebut telah mengalami infeksi. Apalagi jika seandainya ditemukan indikasi bahwa pasien tersebut mengalami infeksi menular seksual yang berbahaya, maka akan segera diresepkan antibiotik ini.
3. Berendam dengan menggunakan metode sitz bath. Ini adalah salah satu prosedur medis yaitu dilakukan dengan cara berendam pada bak yang beri air hangat, biasanya dilakukan antara 3 sampai dengan 4 kali sehari. Biasanya untuk jenis pengobatan yang satu ini dilakukan guna mengatasi jenis kista bartolin. Hal ini nantinya bisa digunakan untuk membuat kista tersebut menyusut atau bahkan menghilang.
4. Aspirasi, metode pengobatan yang satu ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengeluarkan cairan yang ada di dalam kista tersebut. Nantinya dokter akan memakai sebuah alat berupa jarum suntik, nantinya jarum tersebut akan ditusukkan pada bagian kista dan dipakai untuk menghisap cairan yang ada didalamnya. Tidak semua jenis kista bisa diobati dengan cara ini, biasanya hanya kista ganglion saja.
5. Operasi, ini adalah pilihan terakhir yang dilakukan untuk pengobatan kista, khususnya jika kista tersebut berada pada bagian dalam tubuh dan memang sulit dijangkau dengan metode pengobatan biasa. Tentunya operasi yang dijalani sendiri tergolong sebagai tindakan operasi kecil, hanya pada bagian yang terkena kista saja.

Selain obat kista yang diberikan oleh dokter sebenarnya ada banyak sekali diantara alternatif pengobatan lainnya, seperti dengan menggunakan ramuan herbal dari ling she nyao untuk obat kista. Cukup efektif digunakan meskipun memakan waktu yang agak lama, namun tidak disertai efek negatif.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan hubungi saya di email ayiedmr@gmail.com atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment